Serindit
Balai Bahasa Provinsi Riau
Puisi Elegi

Ibu

Penyair Riau · 6 bait

Puisi Elegi 6 bait
Tanganmu kasar oleh waktu,
namun sentuhannya selalu hangat.
Di setiap kerutan kutemu cinta,
yang tak pernah mengenal kata batas.
Ibu, doamu adalah langit,
menaungi aku dari hujan dan badai.
Namamu kusebut ketika tersesat,
dan jalan pulang selalu terbuka kembali.
Di surga doa-doamu mengetuk pintu,
memohonkan anak yang jauh agar selalu terlindung.
Ibu, kasihmu adalah laut,
dalam tanpa tepi, nyata tanpa syarat.
Simile Metafora Hiperbola

Makna & Interpretasi

Puisi sederhana namun menyentuh ini mengekspresikan rasa syukur dan cinta seorang anak kepada ibunya.

Kembali ke Koleksi Puisi

Info Karya

Jenis Puisi Elegi
Penulis Penyair Riau
Jumlah Bait 6 bait
Majas
Simile Metafora Hiperbola

Puisi Lainnya