Serindit
Balai Bahasa Provinsi Riau
Cerpen Anak Lanun dari Selat Malaka
Cerpen · Sejarah & Petualangan

Anak Lanun dari Selat Malaka

Penulis Riau ·± 6 menit

Sejarah & Petualangan ± 6 menit KeberanianBahariAyah & Anak

Namanya Rafi. Dua belas tahun, anak bungsu seorang nelayan di pesisir Riau. Setiap malam ia duduk di dermaga sambil menatap bintang-bintang yang sama yang dilihat oleh para pelaut leluhurnya ratusan tahun lalu.

"Ayah, apakah leluhur kita benar-benar pernah berlayar sampai ke negeri Cina?" tanyanya suatu malam.

Ayahnya tersenyum sambil memperbaiki jaring. "Bukan hanya ke Cina. Ke India, ke Arab, ke mana angin membawa. Orang Melayu sudah lama bersahabat dengan laut."

"Tapi laut itu menakutkan," kata Rafi.
"Memang. Tapi yang membuat leluhur kita besar bukan karena mereka tidak takut. Keberanian sejati, Nak, adalah melangkah meski lutut gemetar."

Keesokan harinya, untuk pertama kali, Rafi ikut melaut bersama ayahnya. Ketika ombak besar pertama menghantam perahu kecil mereka, jantungnya hampir copot.

Tapi ia ingat kata ayahnya. Ia pegang dayung itu kuat-kuat, dan ia mendayung.

Matahari terbenam ketika mereka pulang dengan penuh ikan. Rafi tidak berkata apa-apa. Tapi senyumnya berbicara lebih dari seribu kata.

Pesan Moral

Cerpen ini menggambarkan proses pendewasaan dan pewarisan semangat bahari leluhur kepada generasi berikutnya.

Kembali ke Koleksi Cerpen

Info Cerita

GenreSejarah & Petualangan
PenulisPenulis Riau
Waktu Baca± 6 menit
Tema
KeberanianBahariAyah & Anak

Struktur Cerita

Orientasi

Perkenalan tokoh & latar

Komplikasi

Konflik berkembang

Klimaks

Puncak ketegangan

Resolusi

Penyelesaian & penutup

Cerpen Lainnya